Cara Mengoptimalkan Logistik Gudang Anda
Menata gudang bukan sekadar merapikan barang. Tujuan penataan gudang adalah memperlancar alur operasional logistik dan meningkatkan efisiensi kerja. Jika Anda masih bingung bagaimana cara menata gudang dengan benar, teruslah membaca untuk mengikuti tips penataan gudang dari kami!
Kenapa Penataan Gudang Itu Penting
Karyawan yang bekerja di gudang yang tertata rapi bisa menemukan barang yang dibutuhkan untuk operasional logistik dengan cepat dan efisien. Proses penerimaan, penyimpanan, dan pemindahan produk menjadi optimal, yang berarti lebih sedikit waktu terbuang untuk urusan logistik, dan sebagai gantinya, lebih banyak waktu untuk fokus mengidentifikasi produk yang stoknya menipis (stockout) atau berlebih (overstock).
Selain itu, penataan yang tepat mencegah kesalahan pengambilan barang (picking) untuk produk yang bentuknya mirip dan mudah tertukar. Gudang yang berantakan bisa membuat karyawan lebih sering keliru dan menyebabkan produk salah kirim.

Menata gudang secara strategis bisa menciptakan lebih banyak ruang meski jumlah inventaris yang Anda simpan tetap sama. Faktanya, penataan yang efektif memungkinkan Anda menggabungkan barang yang sebelumnya disimpan di dua gudang terpisah menjadi satu. Ini berarti biaya yang terkait dengan bangunan gudang pun berkurang, mulai dari sewa, bunga, asuransi, pemeliharaan, listrik dan pendingin ruangan, hingga pajak.
Lebih dari itu, gudang yang tertata baik bisa mencegah barang rusak atau kedaluwarsa. Inventaris yang tidak bisa lagi dijual ke pelanggan karena rusak atau kedaluwarsa akan menjadi biaya hangus (sunk cost), artinya biaya tersebut tidak bisa dikembalikan. Bagi pemilik bisnis, tidak ada yang lebih menyebalkan daripada harus membayar untuk membuang inventaris yang tak terpakai ini. Jika Anda masih menyimpan inventaris usang padahal level stok sudah dijaga dengan baik, inilah saatnya meninjau ulang cara Anda menata gudang.
4 Tips Menata Gudang yang Efisien
1. Desain Layout
Layout mengacu pada penataan berbagai komponen secara efektif. Penataan gudang dimulai dari desain layout, yaitu memikirkan cara memanfaatkan ruang yang terbatas dengan cara yang paling efisien.
Untuk memulai, Anda memerlukan denah gudang, yaitu tampilan ruang dari atas (top-down). Dengan denah ini, akan lebih mudah menempatkan rak dan peralatan lain untuk menciptakan alur kerja yang optimal.

Setelah menentukan arah alur kerja, saatnya menyusun rak dalam bentuk garis lurus, huruf L, atau huruf U untuk meminimalkan waktu dan tenaga yang dibutuhkan dalam operasional gudang. Pastikan Anda menghindari alur kerja yang memaksa karyawan bolak-balik.
Penting juga menempatkan produk dengan perputaran tinggi (high-turnover) dekat pintu keluar agar mudah diakses saat pengiriman. Dan jangan lupa menyisakan ruang yang cukup di lorong agar karyawan bisa bergerak dengan aman!
2. Metode 5S
5S adalah seperangkat panduan bagi karyawan gudang yang membantu menciptakan ruang kerja yang lebih tertata dan produktif. Berasal dari Jepang, ini adalah teknik manajemen yang mengelompokkan lima pilar perilaku dari istilah-istilah Jepang berikut:
• Set in Order (Seiton): Simpan barang yang diperlukan di lokasi yang sudah ditentukan dan jaga jumlahnya sesuai kebutuhan.
• Shine (Seiso): Jaga lingkungan kerja tetap bersih dan higienis demi kenyamanan bekerja.
• Standardize (Seiketsu): Buat dan terapkan standar untuk mempertahankan langkah-langkah sebelumnya.
• Sustain (Shitsuke): Pertahankan prosedur yang benar dan patuhi panduan manajemen demi produktivitas.
Karyawan yang menerapkan metode 5S menghabiskan lebih sedikit waktu untuk mencari barang yang dibutuhkan. Jika Anda kesulitan mengelola gudang, coba terapkan sort, set in order, shine, dan standardize dalam operasional harian Anda, lalu pertahankan praktik ini dalam jangka panjang.
3. Pelabelan
Label adalah alat yang mengomunikasikan makna setiap ruang kepada karyawan. Pada dasarnya, Anda memberi nama pada ambalan dan rak agar tim bisa dengan cepat mengenali di mana barang disimpan (berdasarkan labelnya).
Mulailah dengan memberi nomor pada rak sesuai layout gudang yang Anda rancang. Anda juga bisa menggunakan warna label yang berbeda berdasarkan jenis produk yang disimpan. Ini memungkinkan Anda membedakan ruang satu dengan lainnya tanpa perlu membaca isi labelnya. Akan lebih baik lagi jika Anda menyertakan label ber-barcode di setiap ambalan tempat produk disimpan. Barcode memuat informasi produk yang semakin meningkatkan efisiensi pengelolaan gudang.

Bahkan jika Anda bukan pengguna berbayar, Anda tetap bisa memakai layanan cetak label barcode online gratis dari BoxHero. Tidak perlu mendaftar atau menginstal software apa pun. Dan ya, benar-benar gratis!
Setelah label terpasang, kami sarankan untuk mengeceknya secara berkala dengan memeriksa rak dan ambalan. Jika label untuk produk yang sudah tidak dijual atau sudah dipindahkan ke lokasi lain masih terpasang, hal itu bisa menimbulkan kebingungan.
4. Penghitungan Inventaris
Pengelolaan gudang yang kurang baik adalah salah satu dari sekian banyak faktor yang menyebabkan selisih antara data inventaris di sistem dan jumlah stok fisik. Produk bisa saja tidak terhitung jika tidak disimpan di lokasi yang ditentukan, atau bahkan rusak karena metode penyimpanan yang keliru. Penghitungan inventaris, atau yang di Indonesia lebih dikenal sebagai stock opname, berfungsi menjaga akurasi inventaris sekaligus menjadi cara untuk memeriksa celah dalam praktik pengelolaan gudang.

Mengetahui dan menerapkan metode penataan gudang yang efektif secara alami akan membantu meningkatkan pengelolaan inventaris. Blog BoxHero menyajikan berbagai insight dan tips yang dirancang khusus untuk perusahaan yang mengelola inventaris.
Klik link di bawah ini untuk menemukan informasi berharga yang bisa membantu Anda mengelola inventaris dengan lebih efisien!





